Universitas Prasetiya Mulya Launching Jurusan Hospitality Business!

Pernahkah kamu mendengar istilah “eudaimonia”?

Mungkin bagi sebagian besar dari kamu istilah ini masih asing. Kali ini, Prasmul Tourism akan membahas tentang eudaimonia service dan bagaimana Universitas Prasetiya Mulya berusaha mewujudkan serta mengembangkannya di Indonesia!

Eudaimonia merupakan istilah dalam bahasa latin yang diterjemahkan menjadi “proses kesejahterahan”. Jadi bisa dibilang kalau eudaimonia service merupakan sinonim dari pelayanan hospitality yang kita kenal.

Pada hari Kamis, 9 Februari 2017 lalu, Universitas Prasetiya Mulya telah menjalankan langkah pertamanya dalam mengembangkan industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia dengan meluncurkan program studi terbarunya, yakni Hospitality Business, di tengah seminar “Tourism Higher Education In Facing Global Business Challenges” yang berlokasi di kampus Prasetiya Mulya Cilandak.

Launching ini dipimpin langsung oleh mantan ekonom senior CSIS sekaligus rektor Universitas Prasetiya Mulya saat ini, Djisman S. Simandjuntak.

Baca juga 5 Startup Lokal Indonesia yang meroket sampai ke internasional

Dalam seminar ini pun dihadirkan beberapa tokoh penting dalam dunia pariwisata dan perhotelan seperti Mari Elka Pangestu, mantan Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif di era Kabinet Indonesia Bersatu II, dan I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata.

Prasetiya Mulya Hospitality Business School Dengan Eudaimonia Service

Sumber: SWA

“Ketersediaan SDM untuk sektor pariwisata masih sangat kurang. Padahal, permintaan untuk sektor pariwisata semakin hari terus meningkat. Bahkan, diperkirakan ada 2 juta lapangan pekerjaan di sektor pariwisata yang tersedia. Sayangnya, saat ini hanya 20 persen hingga 30 persen saja yang bisa memenuhi,” tutur Pitana.

Kementerian Pariwisata juga tidak hanya melakukan pengembangan dan pembangunan wilayah pariwisata, namun juga melakukan pengembangan dan pembenahan sumber daya manusianya.

“Salah satunya, dengan terus membangun dan mengajak badan pendidikan di Indonesia untuk membuka program studi pariwisata untuk mendukung target mendatangkan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta pada tahun 2019 mendatang,” jelasnya.

Tanggapan serupa pun datang dari Mari Elka Pangestu, “Ilmu pariwisata itu penting, agar ada perencanaan destinasi, demand, dan market analysis, simply dari persiapan kapasitas daya ukur, dan kesiapan SDM yang mendahului semua.”

Perlu kamu ketahui juga nih, ternyata ilmu pariwisata baru diakui di Indonesia sebagai ilmu pengetahuan semenjak tahun 2008 loh! Jadi bisa dikatakan, pengembangan ilmu pariwisata di Indonesia sedang masuk dalam masa perkembangan yang sangat awal, namun pesat!

Didukung dengan dosen-dosen berpengalaman dan juga fasilitas laboratorium praktek di bidang pehotelan yang lengkap, kamu akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih dari universitas lainnya.

Meskipun baru serius menekuni dunia ilmu pariwisata pada tahun 2017 ini, alumni dari Prasetiya Mulya sudah ada loh yang telah berkancah di perkembangan dunia pariwisata Indonesia seperti contohnya adalah bapak Sigit Pranomo, co-founder dari event keren Jazz Gunung Bromo!

So, buat kamu yang berminat, jangan mau ketinggalan untuk menjadi salah satu SDM berkualitas di industri masa depan ini! Kamu bisa menyalurkan dukunganmu dengan mengikuti program studi Hospitality Business Universitas Prasetiya Mulya sekarang juga!

Sumber gambar utama: BeritaSatu

Have your say