jenis hotel

Mengenal Berbagai Jenis Hotel Dalam Industri Perhotelan!

Buat kamu yang sering bepergian atau tengah mempelajari bisnis pehotelan, pasti kamu pernah bertanya-tanya mengapa harga setiap hotel berbeda dan ada tingkatan bintangnya? Nah, hal ini dikarenakan setiap hotel memiliki klasifikasi yang berbeda-beda.

Jenis-jenis hotel ini bisa dilihat dari berbagai aspek yang akan mempengaruhi berbagai hal termasuk harga dan pelayanannya, lho! Yuk, cari tahu jenis-jenis hotel yang ada dalam bisnis perhotelan.

1. Jenis Hotel Berdasarkan Ukuran (Jumlah Kamar)

jenis hotel

Sumber: Sasint

Ukuran hotel yang dimaksud pada pengklasifikasian jenis hotel satu ini adalah jumlah kamar. Tentu semakin banyak jumlah kamar biasanya jumlah fasilitas yang ada di hotel serta pelayanannya akan dibuat lebih. Berdasarkan jumlah kamar, biasanya hotel dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Small Hotel (kurang dari 200 kamar)
  • Average Hotel (200 – 399 kamar)
  • Above Average Hotel (400 – 700 kamar)
  • Large Hotel (lebih dari 700 kamar)

2. Jenis Hotel Berdasarkan Target Market

jenis hotel

Sumber: Skistrail

Merancang konsep sebuah hotel tentu harus disesuaikan juga dengan target pasar yang diinginkan. Berbeda market tentunya bakalan menghasilkan konsep hotel yang berbeda juga. Jenis-jenis hotel berdasarkan target pasarnya antara lain, adalah:

  • Hotel Bisnis

    Hotel jenis ini merupakan hotel yang memiliki jaringan terluas di dunia dengan mengincar target utama pelancong dengan kepentingan perjalanan bisnis. Hotel bisnis biasanya berlokasi di tengah kota atau area pusat bisnis di daerah tersebut.

  • Convention Center Hotel

    Hotel satu ini memiliki target yang menyerupai hotel bisnis. Hanya saja biasanya tamu yang menginap bekepentingan untuk menghadiri acara dan kepentingan bisnis yang ada di hotel ini seperti konferensi atau rapat umum.

    Hotel yang biasanya berlokasi di pinggir kota ini dilengkapi fasilitas konferensi seperti ruang meeting, auditorium, ballroom dan lainnya.

  • Hotel Transit / Hotel Airport

    Hotel transit mengincar target pasar pebisnis, penumpang pesawat malam atau yang baru saja mendapatkan pembatalan penerbangan, hingga pekerja dari perusahaan airlines. Hotel ini jelas berlokasi di sekitar kawasan bandara dan biasanya dilengkapi fasilitas shuttle dari hotel ke bandara untuk mempermudah tamu yang menginap.

    Bahkan, dikarenakan digunakan untuk penginapan dalam jangka pendek, ada beberapa hotel transit yang lebih memilih mengenakan biaya per jam dibandingkan per hari.

  • Suite Hotel

    Hotel jenis ini kini tengah berkembang paling maju dalam industri ini. Nggak seperti hotel umumnya yang hanya berupa kamar, jenis hotel satu ini memiliki ruang keluarga yang terpisah dengan kamar tidur.

    Kini banyak juga pebisnis tingkat eksekutif yang tertarik menggunakan hotel ini karena bisa digunakan untuk bekerja bahkan mengundang tamu bisnis tanpa perlu takut terganggu privasinya.

  • jenis hotel

    Sumber gambar: Pufacz

  • Hotel Resor

    Hotel Resor biasanya terletak di lokasi yang memiliki daya tarik wisata seperti pulau, pantai, gunung, hingga situs-situs cagar budaya. Hotel seperti ini biasanya dilengkapi dengan banyak fasilitas hiburan mengingat kebanyakan tamu-nya datang dengan tujuan berwisata dan menikmati liburan.

  • Bed and Breakfast atau Homestay

    Jenis hotel ini merupakan favorit bagi para backpacker. Biasanya Homestay hanya berupa rumah atau bangunan kecil yang digunakan menjadi penginapan. Nggak heran biasanya jumlah kamarnya nggak begitu banyak. Biasanya fasilitas yang didapat hanyalah berupa sarapan dan seringkali pemiliknya juga tinggal bersama tamu di gedung yang sama.

  • Hotel Kasino

    Dari namanya saja sudah jelas, hotel ini menargetkan pasar pemain kasino. Nggak hanya berlokasi dekat kawasan hiburan kasino, terkadang hotel jenis ini bahkan memiliki fasilitas kasino sendiri.

    Meski fasilitas lainnya seperti makanan dan pelayanan dari hotel ini juga mewah, namun tetap saja target utama dari orang yang mengunjungi hotel ini adalah kasino.

3. Jenis Hotel Berdasarkan Kepemilikan dan Afiliasi

jenis hotel

Sumber: Marriot

Dalam dunia bisnis apalagi perhotelan, kepemilikan tentu menentukan pola bisnis serta standar dari hotel tersebut. Secara sederhana, berdasarkan kepemilikan dan afiliasinya hotel bisa dibagi sebagai berikut:

  • Independen atau Kepemilikan Tunggal

    Hotel independen biasanya tidak memiliki banyak cabang atau bahkan tidak sama sekali serta tidak terikat dengan berbagai bisnis properti lainnya. Hotel seperti ini biasanya merupakan bisnis keluarga. Namun, nggak menutup kemungkinan hotel seperti ini bisa berkembang menjadi chain hotel.

  • Chain hotels

    Hotel jenis ini sudah memiliki jaringan yang tersebar luas bahkan hingga taraf internasional dan diorganisir perusahaan yang lebih besar dan mapan. Berbagai standar, peraturan, hingga pelayanan sudah ditetapkan secara ketat sehingga dimana pun hotel ini berada, kualitas dan fasilitasnya nggak akan berbeda.

  • Timeshare atau Vacation Rentals

    Konsep ini sebenarnya masih baru dalam bisnis perhotelan dimana pihak perseorangan bisa membeli atau menyewa satu atau beberapa hak kepemilikan kamar dari sebuah hotel dalam jangka waktu tertentu.

    Kamar ini kemudian bisa digunakan atau disewakan kembali melalui manajemen hotel tersebut.

4. Jenis Hotel Berdasarkan Lama Tinggal

jenis hotel

Sumber: Unsplash

Meski umumnya orang hanya tinggal di hotel untuk beberapa hari, namun ada-ada saja tamu dengan kepentingan khusus yang hanya memerlukan waktu untuk beristirahat sebentar, atau bahkan ingin tinggal dalam jangka waktu yang lebih lama.

Tentu jika tidak ada pembeda jenis hotel berdasarkan lama tinggalnya ini, tamu bisa rugi jika harus membayar fasilitas untuk satu hari jika ia hanya menggunakannya beberapa jam saja.

Singkatnya, fasilitas dan pelayanan tentu akan menyesuaikan dari lama tinggal si tamu. Jenis hotel berdasarkan lama tinggalnya

  • Hotel Transit

    Seperti yang sudah dijelaskan pada sub judul sebelumnya, hotel transit biasanya diperuntukkan untuk orang-orang yang mungkin hanya singgah dalam waktu singkat sehingga biasa sewanya biasanya di-charge per jam.

  • Extended Stay Hotel

    Jenis hotel satu ini diperuntukkan untuk tamu yang ingin tinggal dalam jangka waktu cukup lama. Biasanya hotel ini memiliki konsep seperti suite hotel, hanya saja ditambah sedikit fungsi utilitas seperti pantri dengan berbagai alat dapur sederhana dan lainnya.

  • Serviced Apartments atau Hotel Residensial

    Untuk tamu yang ingin tinggal dalam jangka waktu sangat lama dan tidak ingin tinggal di extended stay hotel, maka serviced apartment bisa jadi pilihan. Biasanya saat ingin menyewa, tamu minimal harga menyewa untuk satu bulan hingga satu tahun. Sebagai tamu juga kamu akan mendapatkan fasilitas layaknya rumah dengan ruang tamu, kamar, balkon pribadi, hingga ruang cuci dan jemur baju.

    Hotel jenis ini biasanya tidak memiliki fasilitas housekeeping serutin hotel pada umumnya.

5. Jenis Hotel berdasarkan Level Pelayanan

jenis hotel

Sumber: Kahsky

Salah satu faktor paling penting dalam industri perhotelan adalah kualitas pelayanan dari hotel tersebut. Jika kamu mendapatkan pelayanan yang berbeda dari sebuah hotel dengan hotel lainnya, hal ini mungkin disebabkan oleh konsep pelayanan yang memang berbeda.

Inilah pembagian sederhana jenis hotel berdasarkan tingkat pelayanannya:

  • World Class Service

    Hotel jenis ini biasa minimal memiliki bintang lima. Dengan target tamu pebisnis eksekutif, selebriti, hingga sosok dengan kekayaan lebih lainya, hotel ini memberikan pelayanan yang sangat mewah.

    Fasilitas dari hotel inipun jauh lebih lengkap mulai dari berbagai jenis restaurant, fasilitas hiburan, hingga olahraga semuanya dibuat semewah mungkin.

  • Mid-Range Service

    Hotel pada tingkat menengah biasanya memiliki bintang 3 hingga 4. Meskipun begitu, hotel jenis ini memiliki segment yang lebih luas. Biasanya hotel jenis ini sudah memiliki standar minimun fasilitas dan pelayanan hotel yang sudah dipakai di seluruh dunia.

  • Budget / Limited Service

    Hotel jenis ini tentu diperuntukkan untuk tamu yang ingin memangkas biaya. Fasilitas yang disediakan dan pelayanan yang diberikan juga hanyalah keperluan dasar saja. Tentu kamu bisa meminta fasilitas dan layanan lebih saat menjadi tamu di hotel jenis ini, hanya saja akan ada penambahan biaya.


Itulah pengklasifikasian jenis hotel secara sederhana dilihat dari beberapa aspek. Tentu untuk memahami lebih detail, hotel bisa diklasifikasikan lebih rinci lagi. Buat kamu yang tertarik mempelajari lebih dalam mengenai industri ini, Prasetiya Mulya bisa jadi pilihan tepat! Apalagi kini Universitas ini telah membuka berbagai program studi yang pas untuk mendalami industri perhotelan.

Sumber gambar utama: Walkerssk

Have your say