pariwisata Indonesia Go Digita

Pariwisata Indonesia Go Digital: Langkah dan Tantangan di Era Digital

Kini hampir semua industri mulai beralih ke teknologi digital. Tidak terkecuali pariwisata. Hal ini ditandai dengan kampanye Go Digital yang dicanangkan oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Namun, untuk menuju pariwisata Indonesia Go Digital, tidak semudah membalik telapak tangan.

Maka dari itu, untuk mengatasi hambatan dan tantangan pariwisata Indonesia Go Digital, pemerintah sendiri sudah menyiapkan beberapa langkah. Sebelum mengulas langkah-langkah pemerintah untuk membawa pariwisata Indonesia ke era digital.

Langkah menuju Pariwisata Indonesia Go Digital

Sertifikasi Kompetensi Online

pariwisata Indonesia Go Digita

Sumber gambar: The Language Train

Untuk menyiapkan tenaga kerja dan SDN yang kompeten, maka proses sertifikasi kompetensi tentu sangat diperlukan. Agar sertifikasi ini merata, maka sertifikasi kompetensi secara online sangat diperlukan untuk menjangkau lebih luas lagi sumber daya manusia yang ada.

Pada proses ini, mulai dari Pra-Asesmen dan Asesmen semua diintegrasi secara online dan menuntut kerjasama dengan Hotel, Lembaga Pendidikan Parisiwata, dan Asosiasi Profesi dengan Pemerintah sebagai penentu standar kompetensi kerja. Untuk lebih detail, proses sertifikasi online ini bisa kamu lihat pada skema berikut:

pariwisata Indonesia Go Digita

Seleksi bersama masuk sekolah tinggi, akademi, dan politeknik pariwisata (SBM – STAPP 2017) secara online

pariwisata Indonesia Go Digita

Sumber gambar: Linlax Infotech

Untuk mampu menghasilkan tenaga kerja pariwisata yang kompeten dan sesuai kebutuhan, pemerintah juga menyadari diperlukan peningkatan jumlah sumber daya manusia yang kompeten di era digital. Untuk menjangkau lebih banyak lagi potensi sumber daya manusia, proses penyaringan sumber daya manusia-pun mulai dilakukan secara online.

pariwisata Indonesia Go Digita

Dengan SBM – STAPP secara online ini, tentu akan lebih banyak lagi minat-minat tenaga kerja muda dalam bidang pariwisata yang mampu tersalurkan.

Monitoring Certified Tourism Program (CTP)

pariwisata Indonesia Go Digita

Teknologi digital tidak hanya membuat meningkatnya efisiensi tetapi mempermudah dan mempercepat persebaran informasi. Hal ini membuat pemerintah mampu memonitor posisi dan perkembangan industri pariwisata Indonesia secara digital.

Mulai dari membandingkan data-data secara real time Indonesia dan beberapa negara lain seperti Malaysia, SIngapura, dan Thailand, sampai realisasi CTP pada setiap kategori.

Pengembangan Diklat Aparatur SDM secara online.

pariwisata Indonesia Go Digita

Sumber gambar: Library Guides – University of California, Santa Cruz

Penyusunan diklat secara online sendiri sudah berlangsung sejak 2016 dengan dimulainya penyusunan materi Diklat Pariwisata Online yang direncanakan untuk direalisasikan pada 2017. Kegiatan diklat online ini sendiri ditargetkan mampu dilaksanakan di minimal 10 destinasi prioritas.

Namun pada 2016, sudah ada enam daerah yang melaksanakan kegiatan diklat pariwisata ini yaitu: Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Banten. Jumlah ini tentu akan terus bertambah mengingat bahwa fokus pemerintah pada tahun ini adalah merealisasikan diklat aparatur sumber daya manusia khususnya pada bidang pariwisata secara online.



Dengan berbagai langkah dan dukungan dari lembaga terkait, tidak hanya menyukseskan program pariwisata Indonesia Go Digital tetapi juga mengembangkan sektor pariwisata itu sendiri. Selain pemerintah, lembaga pendidikan juga berperan penting dalam menyukseskan kampanye ini.

Hal inilah yang disadari oleh Universitas Prasetiya Mulya dengan menghadirkan program studi berkaitan dengan sektor pariwisata mulai dari Tourism Business dan juga Event guna mempersiapkan tenaga kerja pariwisata yang siap bersaing di era digital.

Jadi, apakah kamu sendiri sudah siap untuk memasuki era pariwisata Go Digital? Langsung saja belajar lebih lanjut mengenai bisnis perhotelan di Universitas Prasetiya Mulya!

Sumber gambar utama: Batam Pos

Have your say