event management vs event planner

Event Management vs Event Planner, Sudah Tahu Bedanya?

Event management vs event planner, mungkin kamu sudah familiar dengan keduanya karena sejak di sekolah pun kamu sudah dilatih untuk merencanakan dan mengelola jalannya berbagai jenis acara, seperti pentas seni dan bazar. Namun, tahukah kamu bahwa keduanya merupakan hal yang berbeda? Memang, keduanya sering tertukar atau disalahmengertikan karena tugasnya yang mirip dan tidak memiliki batasan yang fixed.

Nah, kalau kamu merasa tertarik untuk menggeluti salah satunya, kamu perlu memahami perbedaan dari event management dan event planner terlebih dahulu. Jangan sampai kamu salah paham dan akhirnya keteteran ataupun menyesal sendiri, ya. Jadi, apakah perbedaan keduanya? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Event Planner

event management vs event plannerSumber: Family Sites Catalog
Dilihat dari namanya saja sudah terbayang, kan? Sebagai event planner, kamu akan berkutat di bagian perencanaan acara klienmu, mulai dari memilih tema, tempat, hidangan, hiburan, MC, hingga detail hiasan yang akan dipajang. Klien membutuhkan kamu untuk mewujudkan apa yang ada di pikiran mereka. Oleh sebab itu, kamu dituntut untuk berpikir kritis dan kreatif.

Di samping itu, kamu juga harus peka terhadap keinginan, kebutuhan, dan kemampuan budget klien. Untuk menguasai hal itu, kamu butuh keahlian komunikasi dan negosiasi yang baik ketika berhadapan dengan klien dan vendor. Lebih lengkap lagi, kamu juga perlu kemampuan mengatur budget.

Meski bertanggung jawab atas perencanaan acara, tidak jarang juga kamu akan turun ke lapangan untuk memastikan semua yang sudah direncakan benar-benar siap. Lantas, bagaimana perbedaan peran event management vs event planner?

Event Management

event management vs event plannerSumber: The Balance
Berbeda dengan tugas event planner, event management adalah pihak yang bertanggung jawab atas kelancaran acara. Kamu akan menangani semua kebutuhan klien dari sebelum hingga selesai acara. Supaya acara klien berjalan lancar, kamu harus mengatur semua unsur acara menjadi padu dan berjalan sesuai rencana.

Mulai dari menyediakan tempat parkir, keamanan, jumlah dan kinerja staf, penyajian hidangan, hingga ketepatan waktu susunan acara. Sebagai event management, kamu juga berwenang untuk menangani kendala yang berhubungan dengan unsur-unsur acara supaya sesuai dengan rencana. Oleh sebab itu, kamu harus selalu memonitor jalannya acara. Intinya, klien menggantungkan kesuksesan jalan acara kepadamu.

Nah, agar kamu bisa menangani semua hal itu, kamu perlu keahlian mengorganisir waktu, staf, dan tempat. Hal itu juga perlu didukung dengan kemampuan komunikasi yang baik. Keahlian berpikir kritis dan mengambil keputusan secara cepat dan cepat juga sangat dibutuhkan seorang event manager karena kamu akan berhadapan langsung dengan masalah yang perlu diselesaikan dalam sekejap di lapangan sebeluh problem tersebut menghambat jalannya acara. Oleh karena itu, jika kamu melakukan sebuah kekeliruan, konsekuensi keteledoranmu adalah acara menjadi berantakan dan pastinya kehilangan kepercayaan klien.

Event Management vs Event Planner

event management vs event plannerSumber: Pixabay
Sebenarnya, kedua bidang ini berjalan beriringan. Bahkan, bisa saja seorang event manager juga merangkap sebagai event planner. Begitu juga dengan event planner yang dapat berlaku sebagai event manager. Jadi, kamu mau pilih yang mana?

Tentu, keduanya memiliki keseruan dan kesulitannya masing-masing. Misalnya, sebagai event planner kamu harus bersabar menangani klien yang belum memiliki ide untuk acaranya. Perencanaan bukanlah hal yang sepele, seorang event planner harus bisa menampung semua keinginan klien dengan menyesuaikan budget yang mereka sediakan dan merencanakan keberlangsungan acara secara matang sehingga nantinya dapat dijalankan dengan kendala seminim mungkin.

Oleh sebab itu, kamu harus banyak mengeksplorasi keinginan mereka dan apa yang bisa kamu rekomendasikan. Akan tetapi, kalau kamu memenuhi semua kebutuhan menjadi seorang event planner seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pasti kamu bisa menangani semua klien dengan baik.

Sementara itu, bisnis event managementjuga memiliki tantangan dan kesulitannya sendiri. Karena kamu akan berhadapan langsung dengan masalah-masalah ketika acara, kamu tidak boleh lengah sedetik pun dan harus bisa berpikir cepat. Seorang event manager juga harus cek berulang kali semua kesiapan unsur acara. Di sini, kamu bertanggung jawab sebagai pelaksana acara klien.


Event management vs event planner, pilih yang mana? Itu bergantung lagi pada minatmu. Ingin menjadi seorang event planner yang kreatif atau ingin bergelut di dunia event management yang super terorganisir?

Keduanya baik dan menjadi prospek bisnis yang menjanjikan, kok! Perhatikan saja, semakin ke sini, semakin banyak acara yang membutuhkan event management dan event planner. Bahkan, acara arisan pun membutuhkan jasamu!

Jangan berkecil hati, kalau merasa kebutuhan menjadi event management dan event planner yang disebutkan di atas belum kamu miliki. Semuanya bisa dilatih dan dipelajari di jurusan Hospitality Management Prasetiya Mulya yang berfokus di pengelolaan dan bisnis event. Yuk, daftar sekarang!

Sumber gambar utama: The Balance

Have your say