spontanitas pelancong Indonesia

Spontanitas Pelancong Indonesia Dikatakan Paling Tinggi Di Kawasan Asia Tenggara, Benarkah?

Spontanitas pelancong Indonesia disebut-sebut paling tinggi, lho, jika dibandingkan dengan pelancong dari kawasan Asia Tenggara lainnya. Spontanitas tersebut diukur dari dari lamanya persiapan yang dilakukan untuk travelling, banyaknya barang bawaan, hingga kebiasaan pelancong Indonesia pada saat berada di lokasi wisata. Seperti apa sih, kecenderungan yang dilakukan pelancong Indonesia hingga disebut paling tinggi spontanitasnya di kawasan regional ini? Berikut ini ulasannya!

1. Persiapan yang Dilakukan sebelum Berangkat Travelling

spontanitas pelancong IndonesiaSumber: Traveling Portals
 

Persiapan yang dilakukan sebelum berangkat travelling merupakan salah satu indikator utama dalam menentukan spontanitas pelancong. Dari aspek ini pun, pelancong Indonesia sudah dapat dikatakan memiliki spontanitas yang cukup tinggi. Hal ini bisa dilihat dari rata-rata persiapan pelancong Indonesia yang merencanakan liburannya hanya dalam waktu 18 hari.

Rentang waktu tersebut tentunya jauh lebih singkat dibandingkan dengan persiapan wisatawan negara-negara tetangga yang memakan waktu lebih lama, seperti pelancong Malaysia yang menyiapkan liburan 24 hari sebelumnya, 27 hari bagi pelancong Thailand, dan 31 hari untuk para pelancong asal Singapura.

Berbeda dengan wisatawan asing yang biasanya lebih detail dalam mempersiapkan segala sesuatunya sebelum pergi travelling itinerary, pelancong Indonesia biasanya cenderung ‘liburan dadakan’ ketika memang merasa sempat atau menemukan paket perjalanan dengan harga yang menggiurkan.

2. Barang Bawaan yang Ringkas

spontanitas pelancong IndonesiaSumber: Discovery Village
 

Singkatnya waktu yang diperlukan pelancong Indonesia untuk pergi berlibur memiliki pengaruh tersendiri terhadap persiapan perbekalan yang mereka bawa. Karena memiliki waktu yang singkat untuk bersiap-siap, otomatis pelancong Indonesia pun juga menyiapkan perbekalan yang akan mereka bawa secepat kilat, sehingga cenderung membawa essential necesities saja.

Tingkat spontanitas pelancong Indonesia yang cukup tinggi dalam hal ini menunjukkan bahwa pelancong Indonesia memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam berlibur. Mereka tidak merasa perlu melakukan banyak persiapan dan perbekalan, tidak takut memilih tempat penginapan yang salah, ataupun mengunjungi tempat wisata di waktu yang tidak pas ataupun biaya yang membengkak karena perbekalan atau persiapan yang kurang.

3. Melakukan Kegiatan Impromptu di Lokasi Wisata

spontanitas pelancong IndonesiaSumber: Healthline
 

Sesuai dengan kebiasaan pelancong Indonesia yang jarang menyiapkan itinerary perjalanan, dalam hal ini spontanitas pelancong Indonesia dapat dikatakan cukup tinggi, lho! Berbeda dengan wisatawan dari negara di kawasan Asia Tenggara lainnya yang biasanya sudah menyiapkan tempat mana saja yang akan mereka kunjungi lengkap dengan durasinya, pelancong Indonesia biasanya lebih spontan memilih lokasi wisata ketika berada di daerah wisata tujuan.

Mereka akan menjelajah lokasi sekitar secara random dan melakukan hal-hal yang sekiranya menarik bagi mereka di sana. Keputusan untuk melakukan apa di lokasi liburan akan ditentukan di tempat tersebut saat itu juga tanpa perencanaan yang jelas sebelum keberangkatan. Walaupun hal ini terkesan risky, tapi dengan cara ini, kamu bisa menemukan banyak kejutan saat liburan, lho.

4. Lebih Leluasa untuk Berlibur Karena Jatah Cuti yang Ada

spontanitas pelancong IndonesiaSumber: Via.com
 

Dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara lainnya, pekerja di Indonesia memiliki jatah cuti yang lebih banyak. Ketika labour force di Indonesia diberikan jatah cuti sebanyak 12 hari per tahun, pekerja di Vietnam hanya mendapat jatah cuti sebanyak 10 hari, Singapura dan Malaysia sebanyak 7 hari, Thailand sebanyak 5 hari per tahunnya. Jatah cuti yang lebih tersebut mengharuskan penduduk Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Thailand untuk mempersiapkan liburan dengan lebih detail dari jauh-jauh hari agar tidak mengganggu hari kerja.

Di sisi lain, karena pelancong asal Indonesia memiliki jatah cuti yang lebih banyak, mereka bisa lebih leluasa untuk memilih waktu liburan dan membuat mereka merasa aman untuk liburan dadakan. Selain itu, pelancong Indonesia juga biasanya memanfaatkan long weekend untuk dipakai berlibur. Tanggal merah yang ada di hari Jumat atau Senin biasanya menjadi sasaran masyarakat Indonesia untuk segera ambil keputusan untuk liburan mumpung ada kesempatan!

5. Soal Belanja di Lokasi Wisata, Spontanitas Pelancong Indonesia Paling Tinggi!

spontanitas pelancong IndonesiaSumber: Travel + Leisure
 

Wisatawan asing biasanya berbelanja secukupnya hanya sekadar membawa kenang-kenangan dari lokasi wisata yang dikunjungi. Beda dengan wisatawan Indonesia yang pasti akan ditagih oleh-oleh setelah selesai liburan. Banyaknya orang yang harus dibelikan oleh-oleh sekaligus oleh-oleh untuk diri sendiri juga menjadikan spontanitas pelancong Indonesia dalam hal belanja di lokasi wisata menjadi cukup tinggi. Belum lagi kalau ada item-item tertentu yang unik dan menarik, kan?


Dari fakta-fakta di atas, bisa kita simpulkan kalau spontanitas pelancong Indonesia memang cukup tinggi jika dibandingkan dengan wisatawan lainnya di kawasan Asia Tenggara. Terutama dalam hal aktivitas yang dilakukan di lokasi wisata, persiapan, hingga soal belanja di lokasi wisata.

Di beberapa sisi, spontanitas pelancong Indonesia merupakan hal yang baik untuk diterapkan karena menjadikan para pelancong Indonesia memiliki kemampuan problem solving yang baik pada saat berada di lokasi wisata. Namun, perencanaan yang matang juga perlu, lho, agar kita bisa mengefisienkan waktu dan budget yang kita miliki pada saat berada di lokasi wisata. Dengan begitu, pelancong pun bisa mengoptimasi kesempatan liburannya untuk mendapatkan berbagai sehingga pengalaman yang berkesan.

Kalau kamu mau mempelajari lebih jauh mengenai budaya berwisata yang baik dan menguntungkan, kamu bisa, lho, mempelajarinya di jurusan Hospitality Universitas Prasetiya Mulya. Selain itu, di universitas Prasetiya Mulya kamu juga bisa mempelajari berbagai hal mengenai tourism agar bisa memajukan pariwisata di negeri sendiri! Jangan lupa juga untuk dapatkan info-info menarik seputar pariwisata di blog Prasmul, ya!

 

Sumber gambar utama: rawpixel

Have your say